Wednesday, January 14, 2009
Preman Internet - 7 Cara Menghasilkan Duit dari Internet
Labels: tipsyakni ada 7 cara menghasilkan uang dari Internet. yakni :
- website konten
- resale right
- product creation
- affiliate marketing
- forum
- domain parking
- services
Mungkin dalam tulisan kali ini tidak mungkin Saya bisa membahas semuanya,
Saya akan menjelaskan Salah satunya, yakni services. salah satu services
yang dapat menghasilkan uang adalah dengan membuat website konten.
Yang pertama sekali mungkin akan saya bahas adalah Website Konten,
Cara menghasilkan duit dari website konten lebih banyak dari iklan-iklan yang
terpampang di dalam website tersebut, karena website konten sendiri lebih fokus
kepada memberikan informasi secara gratis dengan demikian pemilik website konten
akan lebih banyak memberi. Contohnya blog yang bagus adalah JohnChow.com
Jika Anda langsung mengakses kesana terlihat jelas di sisi kanan dan kiri dari website tersebut terisi begitu banyak banner-banner.
Perlu diingat blog dan website portal juga termasuk dalam website penyedia konten,
blog juga sarana memberikan informasi apalagi website portal semacam detik.com .
Pemilik website konten lebih fokus memberi terlebih dahulu baru menerima
belakangan dari biaya pemasangan iklan dari orang lain yang tertarik untuk
memasang iklan di website tersebut.
Saran saya bagi yang ingin memilih jalur ini : Lebih banyak Waktu daripada Uang
( yah jangan sampai ga ada uang sama sekali juga yah ;p) Karena untuk mengupdate
konten saat awal-awal tentunya membutuhkan waktu Anda sendiri, jangan pernah
meng-outsource hal-hal yang belum terbukti menghasilkan, karena sebelum
mengeluarkan biaya Anda harus sudah lebih tau dahulu berapa ROI yang akan Anda
dapatkan. Setelah Anda mendapatkan profit dari sana, baru Anda gulung profit
tersebut untuk menggaji GhostWriter ( Penulis bayangan ) untuk melanjutkan
konten di website Anda.
Demikian dari Saya, jika Anda merasa ini bermanfaat dan ingin mendapatkan tips
dan trik lainnya,Saya mempunyai seorang teman ahli internet marketing, Peter Kohar
yang akan membagikan eBook-nya Preman Interent secara Gratis
silahkan mengunjungi PREMAN INTERNET!! Klik disini untuk melanjutkan»»
Tuesday, December 30, 2008
Tahun Baru, Apakah Tradisi Islam?
Labels: advis
Sudah bukan merupakan hal yang aneh bahwa sebagian besar masyarakat Indonesia yang dalam pengakuan mereka beragama Islam, memiliki sebuah kebiasaan yang dianggap sebagai sebuah tradisi yang bahkan semua penduduk dunia pun dalam memasuki tahun baru di berbagai belahan dunia adalah dengan merayakannya, seperti begadang semalam suntuk untuk sekedar melihat sunrise, pesta kembang api, tiup terompet pada detik-detik memasuki tahun baru, wayang semalam suntuk bahkan tidak ketinggalan dan sudah mulai ngetrend di beberapa tempat diadakan dzikir berjama’ah menyongsong tahun baru. Namun apakah kita pernah mengetahui bagaimana pandangan Syariat Islam dalam hal ini ?
Bolehkah Merayakannya?
Tahun baru tidak termasuk salah satu hari raya Islam sebagaimana ‘Iedul Fitri, ‘Iedul Adha ataupun hari Jum’at. Bahkan hari tersebut tergolong rangkaian kegiatan hari raya orang-orang kafir yang tidak boleh diperingati oleh seorang muslim.
Suatu ketika seorang lelaki datang kepada Rosulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk meminta fatwa karena ia telah bernadzar memotong hewan di Buwanah (nama sebuah tempat), maka Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menanyakan kepadanya: “Apakah disana ada berhala sesembahan orang Jahiliyah?” Dia menjawab, “Tidak”. Beliau bertanya, “Apakah di sana tempat dirayakannya hari raya mereka?” Dia menjawab, “Tidak”. Maka Nabi Shollallohu ‘alaihi wa sallam bersabda, yang artinya: “Tunaikan nadzarmu, karena sesungguhnya tidak boleh melaksanakan nadzar dalam maksiat terhadap Allah dan dalam hal yang tidak dimiliki oleh anak Adam”. (HR: Abu Daud dengan sanad yang sesuai dengan syarat Bukhari dan Muslim)
Hadits ini menunjukkan terlarangnya menyembelih untuk Allah di tempat yang bertepatan dengan tempat yang digunakan untuk menyembelih kepada selain Allah, atau di tempat orang-orang kafir merayakan pesta atau hari raya. Sebab itu berarti mengikuti mereka dan menolong mereka di dalam mengagungkan syi’ar-syi’ar kekufuran. Perbuatan ini juga menyerupai perbuatan mereka dan menjadi sarana yang mengantarkan kepada syirik. Apalagi ikut merayakan hari raya mereka, maka di dalamnya terdapat wala’ (loyalitas) dan dukungan dalam menghidupkan syi’ar-syi’ar kekufuran. Akibat paling berbahaya yang timbul karena berwala’ terhadap orang kafir adalah tumbuhnya rasa cinta dan ikatan batin kepada orang-orang kafir sehingga dapat menghapuskan keimanan.
Seorang muslim yang ikut-ikutan merayakan tahun baru akan tertimpa banyak keburukan, diantaranya:
- Merupakan salah satu bentuk tasyabbuh (menyerupai) dengan orang-orang kafir yang telah dilarang oleh Rosululloh shollallohu ‘alaihi wa sallam.
- Melakukan amal ketaatan seperti dzikir, membaca Al Qur’an, dan sebagainya yang dikhususkan menyambut malam tahun baru adalah pebuatan bid’ah yang menyesatkan.
- Ikhtilath (campur baur) antara pria dan wanita seperti yang kita lihat pada hampir seluruh perayaan malam tahun baru bahkan sampai terjerumus pada perbuatan zina, Na’udzubillahi min dzaalika…
- Pemborosan harta kaum muslimin, karena uang yang mereka keluarkan untuk merayakannya (membeli makanan, bagi-bagi kado, meniup terompet dan lain sebagainya) adalah sia-sia di sisi Alloh subhanahu wa ta’ala. Serta masih banyak keburukan lainnya baik berupa kemaksiatan bahkan kesyirikan kepada Alloh. Wallahu a’lam…
Wahai saudaraku seiman..., apakah kita akan menutup semua ajaran yang membawa kita kepada cahaya di akherat kelak dengan membiarkan tradisi-tradisi orang kafir masuk kedalam jiwa kita? Klik disini untuk melanjutkan»»
Monday, December 15, 2008
Bagaimana Mengubah KEKALAHAN Menjadi KEMENANGAN
Labels: advis, tipsPerbedaan antara keberhasilan dan kegagalan didapatkan pada sikap orang terhadap kemunduran, cacat, keputusasaan, dan situasi lain yang mengecewakan. Kegagalan dialami ketika seseorang salah mengambil dalam sikap dalam menghadapi kegagalan.
Berikut lima pedoman untuk mengubah kekalahan menjadi kemenangan :
1. Pelajari kemunduran untuk melicinkan jalan menuju keberhasilan.
Ketika Anda kalah, belajarlah, kemudian lanjutkan untuk menang pada kesempatan berikutnya. Kebanyakan dari orang adalah dia berhenti ketika dalam situasi kekalahan, padahal kalau kita percaya kekalahan tersebut merupakan langkah awal yang kalau kita berhenti pada titik tersebut kita akan sulit untuk memulai langkah awal yang baru.
Kekalahan bukanlah suatu kemunduran. Kenapa saya katakan bukan kemunduran? Karena dengan kekalahan itu kita bisa mengetahui letak kesalahan dari kekalahan tersebut dan menjadikannya pelajaran untuk mencapai kemenangan dikemudian hari.
2. Miliki keberanian untuk menjadi kritikus diri sendiri yang konstruktif.
Selidiki kesalahan dan kelemahan Anda dan kemudian perbaiki. Ini membuat Anda sukses. Orang yang sukses lebih sering melihat kesalahan sendiri kemudian memperbaikinya dari pada lebih banyak melihat dan sibuk mencari kesalahan orang lain.
3. Berhentilah menyalahkan nasib. Periksa setiap kemunduran.
Cari tahu apa yang berjalan keliru. Ingat, menyalahkan nasib tanpa berusaha bertindak untuk mengubah nasibnya tidak pernah membawa orang ke tempat yang ia tuju. Tuhan hanya akan mengubah nasib seseorang, jikalau orang tersebut mau untuk mengubah dirinya. Tuhan akan turut campur dalam urusan kita setelah kita mengerahkan segala upaya terbaik kita.
4. Gabungkanlah ketekukan dengan eksperimen.
Tetaplah dengan cita-cita Anda. Ketekunan adalah suatu sikap untuk tetap memilih bertindak walaupun ia menemui kegagalan, sebab kegagalan yang terjadi dari proses ketekunan hanyalah kegagalan sementara.
Orang yang tekun akan dibukakan jalannya menuju ke keberhasilan sedangkan orang yang memilih untuk berhenti, akan ditutup jalannya menuju ke keberhasilan yang pada dasarnya dia sendirilah yang menutup jalan tersebut.
5. Ingatlah, ada sisi baik dalam setiap situasi.
Carilah sisi baik itu. Lihatlah sisi yang baik dari situasi apapun dan tolaklah rasa frustasi. Kita tidak bisa berharap dan memilih hanya situasi yang baik yang akan terjadi hari ini, besok atau kapanpun yang terjadi pada kita, tetapi kita bisa memilih sisi yang baik yang kita gunakan untuk menghadapi situasi apapun.
Orang-orang yang mau berubahlah yang bisa menerapkan pedoman diatas, bahkan orang yang mau berubah akan berjalan sukses tanpa pedoman diatas karena Tuhanlah yang akan menuntunnya untuk sukses. Pilihan memang ada di tangan Anda, mau menjadi seseorang yang KALAH atau seseorang yang MENANG...!




